keselamatan kerja di bengkel otomotif

Diposting oleh Ahmads the changer pada 12:48, 07-Agu-12




Keselamatan kerja di bengkel otomotif memang merupakan salah satu aspek penting di lingkungan kerja bengkel otomotif. Setiap orang yang bekerja di bengkel otomotif seharusnya memahami pentingnya keselamatan kerja. Bahkan, setiap orang seharusnya memahami hal tersebut sebaik-baiknya. Ini merupakan salah satu aspek penting dalam konsep gaya hidup sehat yang saat sekarang telah menjadi pola kehidupan masyarakat.

 Salah satu tujuan melakukan pekerjaan adalah terselesaikannya pekerjaan sesuai dengan target pekerjaan dan semua berjalan aman. Artinya, pekerjaan yang kita kerjakan terselesaikan dan kita yang mengerjakan tidak mengalami apa-apa alias selamat. Keselamatan diri kita merupakan kondisi terbaik yang kita miliki. Ini merupakan salah satu bentuk kesehatan badan yang penting.

 Keselamatan itu sangat penting bagi kehidupan. Dengan keselamatan yang ada di diri kita, maka kita dapat melakukan setiap pekerjaan sebaik-baiknya. Keselamatan itulah yang menjadikan kita dapat bekerja. Apa jadinya jika kita kehilangan keselamatan dalam diri kita? Apa artinya pekerjaan selesai jika lingkungan kerja kita tidak aman dan cenderung mengancam keselamatan diri kita.


A. Kondisi Lingkungan Bengkel Otomotif

 Dalam penerapan konsep keselamatan kerja, satu hal yang harus kita perhatikan adalah bagaimana lingkungan kerjanya. Kita harus memahami lingkungan kerja kita sebelum kita menerapkan keselamatan kerja. Hal ini sangat penting sebab di lingkungan kerja itulah kita akan bekerja.

 Dan, bengkel otomotif merupakan lingkungan kerja dengan spesifikasi kondisi yang khusus. Di bengkel otomotif ini, kita mendapati banyak kondisi yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Dan, aspek inilah yang seharusnya kita perhatikan. Setiap kondisi dan alat serta bahan yang kita pergunakan pada saat bekerja harus kita sesuaikan dengan kebutuhannya.

 Di sebuah bengkel otomotif, kita akan menjumpai beberapa hal, misalnya bahan yang mudah terbakar, bahan yang licin, tajam, dan sebagainya. Hal ini harus kita perhitungkan sebagai aspek keselamatan kerja yang akan kita terapkan. Jika kita mampu menganalisa kondisi lingkungan kerja, maka kita dapat memberikan antisipasi penanganan yang tepat.

 Antisipasi penanganan yang tepat ini dimaksudkan untuk menyediakan sarana keselamatan kerja yang sesuai dengan kebutuhannya. Setiap aspek yang dapat menyebabkan kecelakaan seharusnya kita back up dengan alat-alat yang tepat. Hal ini hanya dapat kita lakukan jika kita benar-benar mengenali segala aspek yang ada di lingkungan kerja. Setiap aspek yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja harus kita sediakan sarana keselamatan yang tepat.


B. Beberapa Alat Keselamatan Kerja di Bengkel Otomotif

 Untuk menunjang tercapainya keselamatan kerja di bengkel otomotif, maka kita perlu mempersiapkan beberapa alat dan bahan yang dibutuhkan dalam program ini. Alat dan bahan tersebut harus kita sediakan di bengkel otomotif sehingga pada saat diperlukan dapat kita pergunakan sebaik-baiknya.

 Alat dan bahan yang kita maksudkan meliputi:

 • Tabung Pemadam Kebakaran

 Ini merupakan alat pemadam kebakaran standar. Dengan alat ini, maka kita dapat memadamkan api yang mungkin tercipta di bengkel otomotif kita. Hal ini mengingat bahwa beberapa bahan yang kita pergunakan di bengkel otomotif bersifat mudah terbakar.

 • Pasir

 Pasir yang kita maksudkan dalam hal ini adalah pasir kering. Pasir ini kita gunakan sebagai penutup lantai yang tergenang air atu minyak pelumas yang tumpah. Dengan pasir ini, maka tumpahan minyak kita tutupi sehingga tidak menyebabkan kecelakaan saat ada orang yang menginjaknya.

 • Kain Majun

 Kain majun adalah kain percah dari bahan kaos yang dapat kita beli di tukang sablon atau konveksi kaos. Kain ini kita gunakan untuk mengelap kotoran yang ada di tangan atau alat-alat kerja kita. Dengan kain majun ini, maka kebersihan alat dapat kita pertahankan

 • Serbuk Kayu Gergaji

 Serbuk kayu gergaji adalah serbuk yang dihasilkan dari proses penggergajian kayu. Serbuk ini kita gunakan untuk menutup genangan air atau terutama minyak pelumas di lantai bengkel. Prinsipnya sama dengan pasir, tetapi dengan menggunakan serbuk kayu ini, lebih bersih dan mudah dibersihkan.


C. Pakaian Kerja

 1. Pilihlah pakaian yang benar-benar cocok sehingga tidak mengganggu pekerjaan anda.
 2. Jagalah kebersihan pakaian anda waktu bekerja sebab oli atau kotoran pada pakaian anda akan mengotori kendaraan.
 3. Pilihlah sepatu kerja yang mempunyai sol yang tidak licin dan berkulit keras.
 4. Saat mengangkat benda-benda berat atau mempunyai permukaan yang tajam dianjurkan menggunakan sarung tangan.
 5. Jangan menggunakan sarung tangan saat mengebor dan menggerinda.


D. Bekerja dengan Aman dan Rapih

 1. Jagalah agar tempat kerja selalu bersih, dan saat pekerjaan selesai kembalikan segala sesuatunya dengan teratur.
 2. Suku cadang bekas harus dikumpulkan dalam kantong plastik untuk selanjutnya dibuang atau dikembalikan ke pelanggan (customer).
 3. Parkirlah kendaraan yang akan diperbaiki di dalam garis stall, jangan sampai keluar karena akan mengganggu kendaraan lain.
 4. Jangan menempatkan sesuatu di tengah jalan atau pintu masuk walaupun untuk sementara, karena akan mengganggu mobil keluar atau masuk.
 5. Jangan meninggalkan kunci atau suku cadang di lantai, dimana dapat menyebabkan anda atau orang lain tersandung atau terpeleset karenanya. Biasakan menempatkan mereka pada pada caddy atau meja kerja.
 6. Bersihkan dengan segera setiap bahan bakar, oli atau gemuk yang tertumpah.
 7. Bersihkan alat-alat atau SST yang telah dipakai.


E. Pencegahan Kebakaran

 1. Anda harus mengetahui dimana letak alat pemadam kebakaran dan cara menggunakannya.
 2. Kain yang basah karena oli atau bahan bakar gampang sekali terbakar, karenanya harus dibuang ke dalam tempat sampah yang tertutup dan terbuat dari logam.
 3. Gas yang dihasilkan saat pengisian battery dapat terbakar. Karena itu, hindari percikan api dari tempat tersebut. Dan jangan sekali-kali melepas kabel pengisi battery sebelum kontak dimatikan.
 4. Jangan merokok kecuali di tempat yang diperbolehkan dan jangan lupa mematikan puntung rokok sebelum membuangnya.


F. Menangani Kendaraan Pelanggan

 1. Selama bekerja, pakailah selalu fender cover, seat cover, dan floor cover agar tidak merusak atau mengotori kendaraan.
 2. Jagalah selalu kebersihan fender cover dan seat cover.
 3. Oli atau gemuk yang ada pada tangan atau alat-alat anda dapat mengotori kendaraan. Karena itu tangan dan alat-alat harus dijaga agar tetap bersih.
 4. Jangan sekali-kali memasukkan benda yang tajam seperti obeng ke dalam kantong baju karena dapat merusak kendaraan dan melukai anda sendiri misalnya anda terjatuh.
 5. Bersihkan selalu minyak dan oli yang tertumpah sehingga kendaraan tidak dalam keadaan kotor. Jika oli yang tertumpah dibiarkan begitu saja, langganan akan mengira terdapat kebocoran pada kendaraannya, lalu membawanya kembali ke bengkel.
 6. Apabila kendaraan tertumpah minyak rem, jangan mengelap tumpahan karena dapat merusak cat. Cara menanganinya adalah dengan memberi air pada tempat yang tertumpah minyak rem.

 Jika kita membicarakan masalah keselamatan kerja di bengkel otomotif memang tidak pernah ada habisnya. Selalu ada aspek yang harus kita lakukan untuk mencegah terjadi kecelakaan kerja. Hal-hal baru kita lakukan setelah ada pengalaman kecelakaan pada aspek tersebut. Pengalaman inilah yang memberikan masukan pada kita untuk melakukan pengamanan kerja atau keselamatan kerja.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Belum ada komentar. Tulislah komentar pertama!

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)